12/04/2014

Antrofest Night

Jumat kemarin, saya menghadiri acara Dies Natalis jurusan Antropologi FIB UGM yang ke 50. Apa yang membuat saya datang ke acara ini? Tidak lain dan tidak bukan adalah ingin menonton mba’ Leilani Hermiasih secara langsung. Kebetulan mba’e sudah pulang dari studinya di Belfast, Irlandia Utara. Acara bakal diisi oleh Chick & Soup, Gigih-Layur-Jimi, Answer Sheet dan tentu saja Leilani Hermiasih alias Frau.


Acara katanya sih dimulai jam 18.00 alias 6 petang. Ternyata benar dan di luar perkiraan saya. Saya pikir untuk awal acara bakal dibuka oleh band band kampus atau band band audisi, namun ternyata ketika saya sampai di sana sekitar pukul 7 yang tampil sudah Gardika Gigih, Pepi Layur dan Jimi. Berarti saya ketinggalan nonton Chick & Soup.

Ini kali pertama saya nonton Gigih. Sebelumnya di Twitter banyak yang share lagu Gigih yang diupload lewat Soundcloud, dan sayangnya saya tidak pernah nge-cek langsung untuk mendengarkan. Dan benar saja, penampilannya keren banget. Memang terkesan nggerus, gara-gara musik yang dibawakan sungguh syahdu ditemani suasana dingin Bulaksumur saat itu. Sedikit informasi juga, acara ini juga diadakan secara open air dengan penonton lesehan di atas rumput depan panggung. Dan untungnya, di musim penghujan ini langit malam cukup bersahabat.


Mas mas Jimi, Layur dan Gardika Gigih
Kembali lagi ke Gigih, dkk. Musik yang mereka bawakan cukup menarik, Gigih menggunakan keyboard, Layur dengan gitar dan Jimi dengan (apa-itu-namanya) Cello (mungkin-atau-apa-ya). Mereka mencoba interaktif dengan penonton, beberapa obrolan dan cerita coba dilempar. Dan yang bisa saya tangkap, Gigih ini agak terlalu serius orangnya hehe :)) terlihat ketika di lagu terakhir (Labuh kalo gak salah judul), ketika ia dengan keyboard-nya ternyata tidak sesuai dengan harapannya. Dia bilang “maaf, kabel e ‘kendo’” (baca-kabelnya kendor). Penonton tertawa, termasuk saya, berpikir bahwa itu adalah joke. Tapi ketika melihat mukanya yang panic, tampaknya dia serius hehe. Tapi overall, musiknya asik, suka!

Selanjutnya, agak mengejutkan. Ternyata Frau justru dipasang sebelum Answer Sheet (yang dimana ketika peluncuran album Happy Coda, Answer Sheet adalah band pembuka Frau hehe). Frau yang diam-diam juga merupakan sebuah band (terdiri atas Mba’ Lani dan Oscar-pianonya), tampil dengan simple dan ternyata aslinya kelihatan lebih cantik. Lagu pertama langsung dibuka oleh “I’m a Sir” yang membuat terpukau. Ternyata ketika Frau tampil live, sound dan suara vocal yang dihasilkan itu hampir sama dengan apa yang ada di lagu rekaman, which is good. Karena beberapa, atau bahkan ketika kita nonton live perform suatu band kok beda ya sama mp3-nya ((mp3)), ijeh njaman mp3? Hehe.
Kemudian beberapa lagu yang dibawakan antara lain Water, Empat Satu, Salahku-Sahabatku, Mesin Penenun Hujan dan ditutp dengan Tarian Sari, sama satu lagi lagu tapi gak tahu judulnya. Mba’ Lani juga mneyelingi setiap lagu dengan sedikit cerita, yang kadang agak gaje, tapi justru itu yang kadang membuat dia terlihat lucu hehehe. Di lagu Salahku-Sahabatku, mba Lani juga kolaborasi sama mba’ Nadya Hatta-nya Individual Life. Secara keseluruhan saya puas, tapi kurang lama. 


Mba' Frau dan mba' Nadya Hatta
Terakhir ada Answer Sheet yang tampil. Terlihat beberapa penonton di depan saya yang meninggalkan tempat duduknya, dan mungkin lebih banyak lagi penonton di belakang saya. Saya mencoba untuk tetap stay, menikmati penampilan yang tersaji. Terakhir nonton Answer Sheet itu tahun 2012 dan formasinya agak berbeda ternyata. Terakhir nonton mereka masih pake live-piano, tapi ternyata semalam tidak. Mereka pake bass, gitar, ukulele dan loop (kalo gak salah) yang pernah liat sama kayak yang dipake Ed Sheeran pas lagi manggung. Berhubung saya cuma tahu lagu ‘Love beach, Sadranan” dan “Stay, Leave” maka saya mencoba untuk menikmati lagu yang lain (yang saya tidak tahu judulnya hehe). Mereka tampil sangat interaktif, ada joke joke segar yang mereka lemparkan, gitarisnya, Suryo kalo gak salah, ini cukup lucu, walaupun dari kejauhan mukanya Mirip Danny Trujillo tapi lucu hehe. Penempilan mereka tetap asik, tapi gak tau kenapa lebih asik dengan format yang dulu hehe.

Mas-mas Answer Sheet lagi cek son

Sekian, terima kasih. Sampai jumpa di gigs selanjutnya (yang saya suka dan punya duitnya hehe)

11/27/2014

Dellana Giveaway

Okay, straight to the point. Saya ikut kontes yang diadakan Della ini dengan tujuan mendapatkan CD Summer in Vienna huehue. Gara-garanya kemarin coba ke tanya ke JNM ternyata stock-nya udah abis, jadilah ikutan kontes ini barangkali dapet CD ((gratis)) + hadiah lainnya (kalo ada).



Playlist ini cukup antahberantah dengan berbagai genre musik, ini dia playlist-nya:

10. The Clash – Lost in the Supermarket
Ini adalah salah satu track favorit saya dari album London Calling. Liriknya masih relevan dengan keadaan dunia saat ini. Tsaaah.

9. The Vaccines – Post Break-Up Sex
Katanya sih bercinta yang dilakukan setelah putus bisa membantu melupakan mantan. Katanya lho, katanya, katanya mas Jay Jay Pistolet :))

8. Fugazi – Waiting Room
Tanpa alasan khusus, lagi suka aja.

7. Coldplay – True Love
Lagu yang sungguh bikin tambah adem di musim hujan ini, meskipun tidak seadem lagu Fix You.

6. Vague – Inadequate
Ini lagu yang cukup berbahaya dari band rock yang baru merilis album Footsteps, dan kalo beli yang versi CD di dalamnya ada ilustrasi dari mba’ Rega Ayundya Putri (yang juga ada di ilustrasi How Could You-nya The Triangle). Keren!

5. Frau – Water

4. Rajasinga – Dilarang Berbisa
Ini juga lagu asik sejak jaman SMA dan masih menjadi favorit hingga sekarang. Band dari mas Morrg Grrom – yang juga seorang ilustrator ini emang sakit.

3. Rabu – Semayam
Lagu dari duo folk mistis asli Ngayogyakarta ini memang membuat bulu kuduk berdiri. Belum sempet beli CD yang dikemas dalam bentuk besek, dan tidak perlu sedih karena masih bisa di-download secara free di YesNoWave :)

2. Summer in Vienna – Squirrels
Ini lagu memang keren kok, bukan karena hadiahnya CD Summer in Vienna lho ya :))). Ini adalah salah satu lagu dalam kompilasi Doggybarks yang bisa di-download secara free juga di sini.

1. Sara Bareilles – Gravity

Ini adalah lagu yang lagi paling seneng didengerin. Bukan karena lagi galau tapi seneng aja dengerin setiap lirik lagunya. Memang nggerus sih lagunya, tapi tetep sweet. Saya pilih lagu ini sebagai ilustrasi karena "I dont want to fall another moment into your gravity" :'))